Badan Geologi

Pusat Survei Geologi

Pendugaan Mineral Kromit Menggunakan Metode Induced Polarization (Ip) di Daerah Kabaena Utara, Bombana Sulawesi Tenggara



Abstrak

Mineral kromit di daerah Kabaena Utara terdapat pada batuan ultramafik (batuan peridotit) dan endapan aluvial. Untuk mengetahui penyebaran mineral kromit di daerah penelitian maka dilakukan pengukuran Induced Polarization. Induced Polarization merupakan salah satu metode geofisika yang dapat digunakan untuk pendugaan mineral kromit berdasarkan parameter fisis chargeabilitas dan resistivitas batuan. Teknik pengukuran Induced Polarization dilakukan dengan metode Sounding Profilling 2D, dengan metode ini penyebaran mineral kromit secara lateral dan vertikal dapat diketahui. Konfigurasi elektroda yang digunakan dalam akuisisi data IP yaitu Konfigurasi Dipole-Dipole dengan menggunakan alat Res & IP Meter Supersting-R8. Pengolahan data menggunakan program inversi Res2Dinv. Endapan kromit di daerah penelitian terdiri dari endapan primer dan endapan sek:under. Berdasarkan basil pengukuran Induced Polarization, endapan kromit primer yang terdapat pada batuan ultramafik (batuan peridotit) mempunyai nilai chargeabilitas (221 - 320) msec dan resistivitas (900 - 6000) Ohm.m, sedangkan endapan kromit sekunder yang terdapat pada lapisan pasir yang mengandung gravel dan fragmen batuan peridotit mempunyai nilai chargeabilitas (203-270) msec dan resistivitas (296-400) Ohm.m.

Abstract

Chromite mineral in North Kabaena occurs within the ultramafic rocks (peridotite) and as alluvial deposits. To determine distribution of deposits, Induced Polarization Method was conducted using sounding profiling 2D, so that vertical and lateral distribution can be configured. Induced Polarization is one of the geophysics method that can be used to determine the chromite deposits based on chargeability image and rock resistivity. Electrode configuration used in IP data acquisition, namely Dipole-Dipole configuration is using the tool Res and IP Meter Supersting-R8. Data processing using inversion program Res2Dinv. Chromite deposits in the study area consists of primary deposits and secondary deposits. Based on results of the Induced Polarization measurements, chromite deposits of primary in ultramafic rocks (peridotite) has chargeability value of (221- 320) msec and resistivity value of (900 - 6000) Ohm.m, while chromite deposits of secondary in a layer of sand and gravel containing peridotite rock fragments have chargeability value of (203 - 270) msec and resistivity value of (296-400) Ohm.m.

Bagikan artikel ini

Related Artikel

Jurnal Geologi dan Sumber Daya Mineral

Vol. 17 No. 3, Agustus 2016

0853 - 9634

JGSM